Tourism Rebranding
Diposkan oleh rizkidwika

Pariwisata adalah salah satu sektor yang menguntungkan bagi suatu negara, termasuk Indonesia. Untuk memajukan sektor pariwisata di suatu negara, diperlukan branding yang menarik agar para wisatawan tergugah hatinya untuk traveling negara itu.

Singapore salah satunya. Dengan slogan Beyond Words, Uniquely Singapore, kota negara seperti Singapore mampu mendatangkan puluhan juta wisatawan walau hanya sekedar belanja di Little India maupun ngesot di Orchard Road. Ingatkah anda dengan theme song visit singapore baru baru ini ?


Lirik :
Selalu ingin kembali..
Mengulang, bahagia bersama..
Dirimu teristimewa,
hanyamu.. Uniquely, you..

Tuh ! Cuma dengan iklan gitu doang mereka udah berhasil menguras habis para shoppaholic dari seluruh dunia.


Kita beralih ke negara jirannya (tetangganya), Malaysia alias Malingsia. Dengan mengangkat tema MALAYSIA TRULY ASIA, pada tahun 2007 mereka berhasil mendatangkan 20 juta turis ke negara maling itu. Dengan berbekal kepandaian banyak cakap dan memutar balikkan fakta, Malaysia berhasil membut turis terkagum kagum atas kesenian kesenian yang sebetulnya dari negara Indonesia. Sialan ga tuh ! Perlu kalian tahu. Semua kebudayaan Indonesia nyaris diakui oleh Malingsia mulai dari lagu daerah, tari tarian, bahkan sampai hal kecil seperti Sate.


Bagaimana dengan Indonesia ? Negara kita pada tahun 2004 mengangkat tema pariwisata INDONESIA : Ultimate in Diversity atau Bhinneka Tunggal Ika dalam bahasa Indonesianya. Menjualkah branding kita ? Of Course NOT !

Pada tahun 2008 kemarin, pariwisata Indonesia mulai mencapai titik terang. Dengan devisa mencapai 7,6 Milyar Dollar dan 6.500.000 wisatawan mancanegara. Wuih lumayan hebat yah. Dengan logo yang minimalis tapi keren, Indonesia mulai selangkah lebih maju.

Namun dalam pembrandingan 2008 kemarin, ada kesalahan yang sangat memalukan negara kita di dunia internasional. Di bawah tulisan Visit Indonesia 2008 terdapat kata 100 years of nations awakening. Nations ? Seharusnya kan national ! Dan dengan sedikit malu, logo lama pun di repackage lagi.

Berani mengkritik, Berani beri Solusi. Ga mungkin gue asal mengkritik tanpa memberi solusi. Agar pembrandingan Indonesia lebih menarik, gue ingin memberikan slogan baru. INTERESTING INDONESIA atau Menariknya Indonesia. Branding itu nanti pasti akan menimbulkan pertanyaan pertanyaan dunia Internasional. Apa sih yang membuatnya Menarik? Katanya biaya travelingnya murah? Ah, ingin kesana ah. Jika dua kata yang simple itu didukung dengan partisipasi seluruh warga negara Indonesia (setidaknya 40 juta saja) dan branding yang menarik, gue pun yakin kalo emang INDONESIA BISA menjadi tuan rumah bagi 45 juta wisatawan. (gambar logo menyusul) Image Hosted by ImageShack.us

Photo

07/03/2009

di 20:31


Label:

1 komentar:

31 August 2017 at 21:25
Permalink this comment

said...

ARTIKEL TERBAIK 2017
http://rindra.blog.dinus.ac.id/2016/09/01/alat-tanam-benih-jagung-dengan-tuas-pengungkit-dan-mekanik-pembuat-lubang/\

CARA MENJADI DOSEN TERCEPAT
http://anakadarningsih.blog.dinus.ac.id/2016/06/24/dosen-blogger/

DAFTAR KAMPUS TERBAIK SWASTA 2017
http://ennyvisioner.blog.dinus.ac.id/2016/06/24/workshop-penyusunan-proposal-penelitian-dikti/

CARA CEPAT BELAJAR AKUTANSI
http://youseewhy.blog.dinus.ac.id/2016/09/14/mata-kuliah-sistem-informasi-akuntansi/

@rizkidwika

fatwa halal

fatwa halal

Universitas Indonesia


jama'ah