Rute Dua: Kita Bicara Lingkungan
Diposkan oleh rizkidwika

20 Desember 2010
Rute Dua, Hari Kedua

Sebelumnya maaf bagi pembaca yang ngikutin ekspedisi BIRU ini karena gue jarang update. PERTAMA: Gue abis ngurusin buku tahunan sekolah gue. KEDUA: Di era yang serba canggih ini, rumah gue belom dipasang internet. Jadi gue harus pergi berkelana mencari warnet-warnet yang keren dan mumpuni (ajib banget bahasa gue, berasa tabloid pulsa). Maka dari itu, dengan ikutan Kompetisi WEB Kompas MuDA & Aqua It’s About Us; Air untuk Masa Depan, kalo menang gue bakal beli lappie buat modal kuliah di Universitas Indonesia, aamin!
Bytheway, gue juga jadi rada gila. Di otak gue sekarang ini tercantum banyak sekali pertanyaan KENAPA.
KENAPA RANKING ALEXA BLOG GUE NGGAK NAIK-NAIK?
KENAPA TIMNAS INDONESIA KALAH SAMA MALINGSIA?
KENAPA CINTA FITRI SEASON 7 PINDAH KE INDOSIAR?
KENAPA HATIKU CENAT-CENUT TIAP ADA KAMU?
KENAPA, TUHAN, KENAPA?!

Ehm. Setelah melanglang buana di sekitar Summarecon Bekasi, sekarang gue melanjutkan rute kedua, melintasi Jalan Kalibaru Timur atau perkampungan di Rawa Bambu dan sekitarnya. Setelah sebelumnya gue menitikberatkan kepada ironi kehidupan di Kota Bekasi, kali ini gue akan lebih mengangkat tema lingkungan. Here we go!


Perjalanan gue diteruskan , kali ini gue melihat banyak sekali eceng gondok yang tumbuh menutupi permukaan kali. Dari eceng gondok itu, dapat disimpulkan bahwa kali di sana dijadikan sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga, terutama DETERJEN. ya, deterjen sebagai konsumsi langganan harian ibu-ibu merupakan penyebab mengapa kali bisa ditumbuhi eceng gondok. Lihat nih deterjen yang dibuang langsung ke kali!


Penggunaan deterjen yang besar-besaran dapat merangsang tumbuhnya tanaman indikator biologis pencemaran lingkungan ini. Jika tanaman ini tumbuh subur, maka tanaman ini akan menutupi cahaya matahari masuk ke dalam kali, dan jika tanaman ini mati, hal ini akan menyebabkan pendangkalan kali. Akibatnya? Yaa, hujan sebentar langsung banjir..


Setelah dari sana, lagi-lagi gue menemukan plang himbauan dari Kementrian Lingkungan Hidup kepada masyarakat UNTUK TIDAK MEMBUANG SAMPAH DI SALURAN KALI, namun LIHAT APA YANG SEBENARNYA TERJADI.
Tepat di belakang plang tertapat sampah-sampah yang mbleber di bahu kali. Nggak bisa dipungkiri, sungai atau kali emmang udah jadi tempat favorit bagi masyarakat kita untuk buang sampah. Apa akibatnya? Banjir lagiii, banjir lagiiii.


Rute dua telah gue selesaikan dengan terbengong-bengong.
APA INI WAJAH KOTA PERAIH ADIPURA 2010?!
APA INI KELAKUAN WARGA BERSLOGAN KOTA PATRIOT?!
Saya sebagai warga Bekasi yang turut ikut serta dalam peraihan Adipura 2010 sedikit kecewa, seharusnya kita bisa lebih memperhatikan kebersihan kota sampai ke sudut-sudut terkecilnya, bahkan kali sekalipun.

IT'S ABOUT US, AIR UNTUK MASA DEPAN!

Photo

28/12/2010

di 10:18


Label:

0 komentar:

@rizkidwika

fatwa halal

fatwa halal

Universitas Indonesia


jama'ah