The Mess Runner 2: Saigon Luar Dalam
Diposkan oleh rizkidwika



08.00
Pagi yang nggak terlalu pagi
Saigon Backpacker Hostel, hari pertama.


Gue terbangun terbatuk-batuk di tengah deburan AC yang langsung terpapar ke muka. Terlepas gue emang lagi sakit, emang dasarnya norak kali ya… sekamar sama David si bule US dan bule Perancis satunya lagi memberikan pengalaman bangun tidur dengan menggigil-gigil yang amat nggak enak.
Untuk ngangetin badan, gue, Ochan, dan Gege pun beranjak ke lantai bawah untuk mengambil jatah sarapan berupa pisang gratis—sebanyak-banyaknya, segratis-gratisnya, kemudian pergi ke rooftop hostel buat menikmati pagi di Ho Chi Minh City dari ketinggian lantai lima.

Terkadang, ekspektasi nggak melulu sejalan dengan realita. Begitu kami menaiki satu per satu anak tangga—iya, tangga. Nggak ada lift. FYI, kamar kami di lantai empat. Sehari di Saigon Backpacker Hostel @ Cong Quynh membuat betis kami sikpek, gambaran mengenai rooftop yang mereka publikasikan di website-nya pun udah berubah bentuk. Cewa sih, tapi pemandangannya leh uga.




(Klik pada Judul Buat Kepo Lebih Lanjut!)

Photo

17/03/2017

di 21:55


Label:

The Mess Runner 1: dari CGK ke SGN
Diposkan oleh rizkidwika

Aloha, Honolulu!

Setelah gue melewatkan waktu di bulan Februari tanpa suatu tulisan di blog karena ada target menulis lainnya yang sedang gue penuhi, kali ini gue bakal berbagi cerita mengenai perjalanan bodoh selama seminggu yang baru tanggal 1 kemarin dilakukan sama Gamaliel-Audrey-Cantika-nya Interior 2011 yang terakhir jejalan bareng pada saat Graduatrip dua tahun silam. Iya, dalam bentuk tulisan. Gue nggak berniat membuat vlog ala-ala manusia masa kini yang unfaeda dan tidak membuat masyarakat Indonesia menjadi rajin membaca.

Yha, setelah merayakan wisuda dengan jalan-jalan singkat ke Jawa bagian timur dan tengah, Gue, Gege, dan Ochan mengumpulkan tekad buat kembali meluangkan duit dan waktu di antara kerjaan, CAD, dan segala hal amit-amit yang menyertainya, untuk melakukan short escape bersama di tahun ini ke mancanegara. Gayung bersambut. Air Asia memberikan iming-iming surga dengan tiket murah yang disodorkannya pada akhir 2016 yang lalu. GAC pun tertarik buat berwisata ke negara ASEAN daratan. Dengan rate harga yang tersedia (sekitar 1.6 juta all-in dengan tiket pulang pergi dan tetek bengek airport tax-nya), pilihannya tinggal antara Bangkok atau Ho Chi Minh City. Sebagai golongan masyarakat sosial yang nggak kepengin nge-hype dengan liburan ke Bangkok kayak orang-orang, yaudah, kenapa nggak coba pilih Vietnam aja?











Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Kami bertiga kumpul di T2 Bandara Soetta sejak jam setengah sebelas siang, tepat satu jam sebelum flight. Alih-alih masuk ke dalem dan boarding, kami malah leyeh-leyeh sambil membingungkan bakal beli apaan buat makan.


10.45
“E, jadi mau beli sesuatu buat di pesawat?”
“Beli donat aja apa? Ada Dunkin kan di T2?”
“Udah keyefsi aja yang deket”
“Oke yaudah, itu boleh deh buat maksi”
Gue dan Gege pun menuju ke gerai KFC di Terminal 2 Bandara Soetta terdekat. Begitu kelar ngantre dan memesan, gue melirik jam dan bergumam pada Gege.
“Gek, we need to go now, faster..”
(Klik pada Judul Buat Kepo Lebih Lanjut!)


Photo

11/03/2017

di 17:00


Label:

@rizkidwika

fatwa halal

fatwa halal

Universitas Indonesia


jama'ah