Architectour: Solo YOLO! (1)
Diposkan oleh rizkidwika


Eh, hello there, fellas!
Ah, kayak punya temen aja, Dwik. Udah sekitar satu bulan blog ini tidak diisi dengan tulisan-tulisan ambigu. Malahan, belakangan situs terlarang ini justru dipenuhi gambar-gambar annoying yang dibuat sebagai media show-off oleh gue, pemuda trendi paling masa kini. Eh, sori kalo bahasa gue mendadak kayak gini.

Belakangan, siklus hidup gue nggak jauh-jauh dari fashion. Bukan, bukan. Bukannya gue berencana banting panutan dari Prof Gunawan menjadi Ivan Gunawan. Semester ini, gue lagi disibukkan sama Perancangan 3 atau yang biasa kita singkat dengan PE’A, yang berbasis fashion dan meminjamnya sebagai metode buat merancang public space di kawasan Kemang.

Di suatu weekend, gue, Ichan, Ryan, Nene, Mela, dan anak-anak PE’A lainnya asyik menyisir romantisme Kemang Raya di malam hari. Pas lagi sibuk ngerekam, gue dan Mela pun membahas soal Jalan Jalan Men yang menurut kami kurang realistis, mulai dari kemainstreaman objek wisata sampe akomodasi seringkali nggak bersahabat sama kantong.

Mengulang kesuksesan “Lasbegs Diary” yang memenangkan juara tapi cuma hiburan pada kontes NekadBlog dari Telkomsel dan bahkan sampe sekarang belom dikasih hadiahnya, gue pun berpikiran untuk membuat rubrik khusus jalan-jalan sendiri. Maka, di postingan kali ini, gue akan mengganjar dosa-dosa kelamaan nggak nulis dengan sebuah kisah heroik gue dan kawan-kawan saat meninggalkan studio demi sebuah kota bernama... Surakarta.





Oh iya, silakan bacanya sambil mendengarkan Setapak Sriwedari sekarang juga.
(Klik pada Judul Buat Kepo Lebih Lanjut!)

***

Photo

20/11/2013

di 20:08


Label:

@rizkidwika

fatwa halal

fatwa halal

Universitas Indonesia


jama'ah